Uncategorized 06 Nov 2006 03:03 am

2 Hari Yang Melelahkan Pikiran

(Visited 1346 times)

Mungkin kemarin adalah salah satu hari yg cukup berat. Selain krn masih dikerjar deadline proyek yg cukup melelahkan pikiran. Kemarin utk pertama kali dalam hidup kalo dikatakan secara kasar ’sebuah pengusiran’ atau secara halus ‘dibebas tugaskan’ utk si Iluh yg hampir 2 tahun menjadi pengasuh Galuh putri saya sekaligus menjadi PRT di rumah.

Satu hari sebelumnya yaitu hari Sabtu menjadi hari yg benar-2 tak terduga. Berawal dari cerita tetangga sebelah tentang Iluh yg udah mulai agak berubah terutama setelah punya pacar. Ia yg kami awalnya yakin cukup sayang dan sabar dgn Galuh ternyata mulai tidak sabaran dan kadang berbuat “agak kasar” pada Galuh. Mungkin karena Galuh agak rewel sedangkan si pacar sudah menunggu atau akan datang ngapel. Entahlah…selama 2 bulan terakhir dimana saya lbh banyak kerja di rumah tidak melihat perubahan itu. Namun dari hasil cross check ternyata memang mengarah kesana.

Sebenarnya kalau mau subjective tentu saya akan sangat marah seperti istri saya. Namun sementara ini saya masih bisa bersabar dan tenang. Walaupun pikiran campur aduk ditambah pikiran tentang pekerjaan yg membuat konsentrasi menjadi buyar. Selalu pertimbangan bahwa apapun itu si Iluh sudah berjasa krn telah menjadi pengasuh dan penjaga Galuh hampir selama 2 tahun dan selama itu boleh dibilang cukup sukses menjalankan tugasnya. Kami pun bisa kerja dgn cukup tenang.

Tapi istri saya memang bisa saya maklumi, sebagai seorang ibu mendengar anaknya ditelantarkan dan kadang dikasari tentu segera emosi. Selang 1 hari keputusan memang harus segera diambil dgn patokan bahwa si Iluh sudah tidak bisa lagi melaksanakan tugasnya akhirnya kita putuskan dia diberhentikan
Sampai tadi pagi waktu aku mengantar Iluh naik bus utk pulang, kadang masih terbayang Galuh tertawa-2 cekikikan bercanda dgn si Iluh. Bagaimana si Galuh dengan kuncir kepang 2nya begitu lucunya dan polos minta ijin utk bermain ke rumah tetangga ditemini Iluh. Dan kamipun mau tidak mau hrs berterima kasih atas hampir 2 tahun pengabdiannya terutama dalam menjaga Galuh.
Bersyukur pula walau ada dalam suasana emosi aku masih bisa berpikir jernih (setidaknya menurut pikiranku) dimana aku sempatkan mengucapkan terima kasih dan maaf selama dia mengabdi pada kami.

Semalam saat menonton acaranya Gede Prama yg selalu melihat segala hal sebagai suatu pembelajaran utk menjadi semakin bijak. Mensyukuri, tidak merendahkan dan yang terpenting dalam mengambil suatu keputusan tidak dalam suasana emosional dan tekanan amarah. Hal itu pula yg mendasari dalam keputusan untuk membebaskan Iluh sebisa mungkin memang bukan dalam tekanan amarah namun semua demi kebaikan bersama dan utamanya bagi kami adalah untuk Galuh dan masa depannya. Harapannya semoga Iluh juga bisa belajar bahwa kesalahan sekecil apapun tidak bisa ditutup-2 krn suatu saat akan terbuka.

Kejadian ini juga membuka mata kami agar lebih perhatiian sama Galuh. Saya yg telah mulai melonggarkan pekerjaan fulltime saya dgn lbh fokus kerja freelance agar bisa lbh dekat dgn Galuh ternyata masih belum cukup. Smoga dgn kejadian ini membuat kami lbh care dan lbh meluangkan banyak waktu utk Galuh demi masa depannya dan masa depan keluarga kami.

6 Responses to “2 Hari Yang Melelahkan Pikiran”

  1. on 07 Nov 2006 at 5:01 am 1.Zawa said …

    Benar mas, keluarga harus nomor satu… ^^V

  2. on 22 Nov 2006 at 8:14 am 2.janu said …

    Thanks bro

  3. on 23 Nov 2006 at 6:09 am 3.Ich said …

    Sing sabar pakde … :)

  4. on 26 Jan 2007 at 4:46 pm 4.Antje said …

    .is this a Bali blog?

  5. on 26 Jan 2007 at 8:12 pm 5.janumedia said …

    Antje, this is not a Bali blog, but a Balinese’s Blog
    :)
    This blog focus on Flash related technology, Event I’m wrote something others including about Bali :D

  6. on 08 May 2007 at 11:51 am 6.Antje said …

    I was for my wedding-holidays in UBUD - i loved it so much! I loved the writings and the language and, and, and…we are looking forwrd to go there with our children very soon!

    Sorry for the balinese…. ;-)

Trackback This Post | Subscribe to the comments through RSS Feed

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.